5 Cara Gampang Mengatur Keuangan Pribadi

Saat saya mulai berkarir tujuh tahun yang lalu, saya tahu bahwa orang yang sukses dalam hal keuangan ialah orang yang mendedikasikan waktu dan energinya untuk menganggarkan, mengatur dan merencanakan keuangan mereka. 

Dengan kata lain, mereka punya kemauan untuk berbagi kemampuanny dalam mengatur keuangan dan terus melanjutkannya untuk memperluas pengetahuan tersebut sepanjang hidupnya.

Pendidikan keuangan merupakan sesuatu yang hampir tidak bisa mengalami pertumbuhan, namun ini ialah salah satu hal penting untuk bisa mencapai kesuksesan dalam mengatur keuangan. 

Jika anda gres mengenal keuangan langsung atau sedang mencari cara untuk memperluas pengetahuan seputar keuangan, berikut 5 Cara gampang mengatur keuangan langsung Anda :

1. Buat Jadwal Pengeluaran Uang Mingguan

Berdasarkan riset hebat teori bisnis Thomas Stanley, para jutawan rata-rata menghabiskan waktu 8,4 jam sebulan untuk mengelola dan merencanakan keuangan mereka. 

Banyak orang ingin menjadi jutawan, namun tidak ada yang mencurahkan waktu dan tenaga mereka untuk mewujudkannya. Anda jangan menciptakan kesalahan menyerupai ini.

Sebaiknya, siapkan acara rutin di kalender Anda untuk mengatur pengeluaran uang mingguan dan alokasikan paling tidak satu jam dalam seminggu untuk merencanakan keuangan Anda. 

Selama merencanakan keuangan, Anda harus memperbarui anggaran, meninjau kembali biaya yang akan datang, membayar tagihan (meskipun anda harus menghematnya sebanyak mungkin), dan sisihkan uang Anda untuk mempersiapkan kebutuhan mendesak. 

Atur agenda keuangan Anda senyaman mungkin, bisa dengan mendengarkan musik, menonton tv, ketika bersantai atau hal lain yang menciptakan diri anda merasa bahagia ketika mengatur agenda keuangan. 

Semakin bahagia Anda melakukannya maka semakin besar Anda akan melaksanakan secara rutin – dan yang paling penting ialah dilakukan dengan konsisten dan berulang-ulang.

2. Pelajari Segala Hal Tentang Keuangan Minimal 20 Menit Dalam Sehari

Jangan mempelajari segala hal wacana keuangan sekaligus. Sebaiknya, pelajari keuangan dalam beberapa bab yang gampang dipahami. 

Sediakan waktu 20 menit dalam seminggu (sebagai bab dalam mengatur keuangan anda) dan baca buku wacana keuangan pribadi. Pilih satu topik dalam seminggu kemudian baca topik tersebut hingga Anda paham, sehabis itu pelajari topik lainnya. 

3. Bicaralah Dengan Orang Lain Yang Ahli

Saat anda mulai berguru wacana topik keuangan menyerupai konsumsi, menabung, kredit, debet, investasi dan pensiun, terapkan semua yang Anda pelajari dengan orang yang anda anggap elok dalam hal keuangan. 

Saya sering menemukan ada banyak dialog keuangan di luar sana, kebanyakan yang diketahui teman dan keluarga anda wacana keuangan ialah salah.

Sebaiknya bicaralah pada mentor atau pengusaha yang sukses dalam hal keuangan. Tanyakan kepada mereka wacana kesuksesan dan kegagalan yang pernah dialaminya. Seperti halnya bisnis, Anda akan tahu cara mengatasi problem keuangan dengan berguru dari kesalahan. 

Selain itu, perlu anda ketahui bahwa membicarakan wacana uang ialah hal yang sensitif bagi banyak orang. Jadi, mulailah dari pembicaraan kecil dan gunakan cara Anda sendiri untuk melanjutkannya dengan percakapan yang lebih mendalam. Hargai perkataan orang lain dan jangan lupa mengucapkan terima kasih atas saran mereka.

4. Uji Strategi Hidupmu Sendiri

Kebanyakan pengusaha menyadari bahwa cara terbaik untuk mempelajari suatu bisnis berhasil atau tidak ialah dengan mengujinya. 

Cara menyerupai ini akan bisa diterapkan dalam keuangan anda. Saya sering mengingatkan klien bahwa stategi finansial yang tertentu akan bekerja lebih baik untuk beberapa orang dibandingkan seni administrasi lain. 

Contohnya dalam hal penganggaran, ada banyak sistem dan agenda di luar sana yang bisa membantu Anda menganggarkan pemasukan dan pengeluaran bulanan, tapi anda tidak akan pernah tahu hingga mencobanya. 

Saya telah melaksanakan hal ini dalam hidup saya. Saya mencoba banyak sistem penganggaran hingga saya sadar bahwa sistem terbaik untuk penganggaran ialah aplikasi klasik Excel Spreadsheet yang sudah saya rancang sendiri. 

Tapi saya harus mencoba banyak sistem lain hingga menemukan kesimpulan ini. Anda tidak akan pernah tahu apakah hal tersebut baik untuk anda atau tidak hingga anda mencobanya.

5. Sewa Perencana Keuangan Bersertifikat

Di simpulan pekan, setiap orang butuh pemberian profesional dari waktu ke waktu. Anda akan membutuhkan hebat keuangan kalau :

  • Punya sedikit pengalaman dalam perencanaan keuangan
  • Tidak ingin melaksanakan semuanya sendiri
  • Punya situasi keuangan yang kompleks
  • Tidak punya waktu untuk melaksanakan semuanya sendiri.

Selain pengalaman finansial, kuncinya ialah pengabdian dan akad untuk melanjutkan pendidikan keuangan. Orang yang sudah hebat berasal dari latihan yang rutin, berguru dan mengasah kemampuan. 

Pastikan Anda terus mencurahkan tenaga dan waktu untuk berbagi pengetahuan keuangan sepanjang hidup Anda.

Cari Asuransi: ASURANSI KEBAKARAN

2.1 Polis Asuransi KebakaranPolis asuransi kebakaran selain harus memenuhi syarat-syarat umum Pasal 256 KUHD, juga harus rnenyebutkan syarat-syarat khusus yang hanya berlaku bagi asuransi kebakaran seperti di dalam Pasal 287 KUHD, Untuk mengetahui semua syarat umum...

Cari Asuransi: REASURANSI

A. Pengertian Reasuransi dan Prinsip-prinsip dalam Hubungan Antara Penanggung dan Penanggung Ulang Dalam Perjanjian ReasuransiBila dalam asuransi telah didapatkan suatu definisi sebagaimana yang termaksud dalam Kitab Undang-undang Hukum Dagang dan Kepailitan pasal 246...

Cari Asuransi: Asuransi Jiwa

2.1 Pengertian Asuransi Jiwa1. Undang-Undang Nomor 2 Tahun 1992Dalam Undang Nomor 2 Tahun 1992, dirumuskan definisi asuransi yang lebih lengkap jika dibandingkan dengan rumusan yang terdapat dalam Pasal 246 KUHD. Menurut ketentuan Pasal 1 angka (1) Undang-undang Nomor...

Kajian Rencana Bisnis – @Cari Asuransi

    Menemukan ide bisnis tanpa mewujudkannya dalam tindakan nyata rasanya sia-sia. Para entrepreneur sukses, seringkali tidak pernah memikirkan tahapan-tahapan dalam merealisasikan ide. Bahkan banyak pula anggapan bahwa kalau mau berbisnis tidak usah membuat rencana...

0 Komentar

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.