BI akan standardisasi kerja sama antara fintech dan BPR – @Cari Asuransi

Bank Indonesia (BI) menyambut positif kerja sama antara fintech dengan bank perkreditan rakyat (BPR). Asisten Gubernur Kepala Departemen Kebijakan Sistem pembayaran BI Filianingsih Hendarta menyatakan fintech dan perbankan bisa melakukan kolaborasi.

“Mereka bisa saling open API datanya. Sekarang pun sudah banyak kerja samanya. Tidak masalah fintech dan BPR bila menjalin kerja sama. Nantinya kita akan standardisasi sehingga ada perjanjiannya terstandar, kode etiknya standar, jadi lebih enak,” ujar Filianingsih di sela-sela Indonesia Fintech Summit & Expo (IFSE) 2019.

Hal ini seiring dengan upaya BI dalam mendorong integrasi keuangan ekonomi keuangan digital. Filianingsih menyatakan hal ini dilakukan seiring dengan menjalan fungsi BI terutama mengenai stabilitas moneter dan stabilitas makroprudensial.

Ia menyebut BI telah memiliki working group open API. Juga mendorong digitalisasi perbankan. Lantaran sistem keuangan Indonesia masih didominasi oleh bank 80% oleh perbankan.

Ia menilai sebagai pemain besar maka yang harus didigitalisasi duluan adalah perbankan. Sedangkan fintech BI nilai sebagai  pemain baru untuk dorong ekonomi keuangan digital.

Lanjut Ia, kolaborasi antara bank dengan fintech dapat membuat bank lebih efisien. Lantaran bank tidak perlu membuka cabang di daerah-daerah kecil. Peran ini bisa dibantu dengan fintech peer to peer lending yang menyasar segmen nasabah kelas bawah.

Bank Indonesia mengakui fintech menawarkan inovasi bagi inklusi keuangan. Namun perlu diimbangi dengan prinsip kehati-hatian dan anti pencucian uang serta anti terorisme.

Lanjut Ia, menekankan BI akan terus menerapkan kepentingan nasional. Artinya bila pemain fintech Indonesia bekerja sama dengan asing, maka harus saling menguntungkan bagi pemain lokal.

“Jangan sampai kita jadi pekerja di rumah sendiri. Kira harus jadi tuan rumah di tempat sendiri. Bisa kita lihat, tidak ada tempat seindah Indonesia. Ibaratnya itu kita sebagai gadis cantik yang memikat. Sehingga kita harus menjaga nasional interest,” pungkas Filianingsih.

Sumber:

https://keuangan.kontan.co.id/news/bi-akan-standardisasi-kerja-sama-antara-fintech-dan-bpr

Cari Asuransi: ASURANSI KEBAKARAN

2.1 Polis Asuransi KebakaranPolis asuransi kebakaran selain harus memenuhi syarat-syarat umum Pasal 256 KUHD, juga harus rnenyebutkan syarat-syarat khusus yang hanya berlaku bagi asuransi kebakaran seperti di dalam Pasal 287 KUHD, Untuk mengetahui semua syarat umum...

Cari Asuransi: REASURANSI

A. Pengertian Reasuransi dan Prinsip-prinsip dalam Hubungan Antara Penanggung dan Penanggung Ulang Dalam Perjanjian ReasuransiBila dalam asuransi telah didapatkan suatu definisi sebagaimana yang termaksud dalam Kitab Undang-undang Hukum Dagang dan Kepailitan pasal 246...

Cari Asuransi: Asuransi Jiwa

2.1 Pengertian Asuransi Jiwa1. Undang-Undang Nomor 2 Tahun 1992Dalam Undang Nomor 2 Tahun 1992, dirumuskan definisi asuransi yang lebih lengkap jika dibandingkan dengan rumusan yang terdapat dalam Pasal 246 KUHD. Menurut ketentuan Pasal 1 angka (1) Undang-undang Nomor...

Kajian Rencana Bisnis – @Cari Asuransi

    Menemukan ide bisnis tanpa mewujudkannya dalam tindakan nyata rasanya sia-sia. Para entrepreneur sukses, seringkali tidak pernah memikirkan tahapan-tahapan dalam merealisasikan ide. Bahkan banyak pula anggapan bahwa kalau mau berbisnis tidak usah membuat rencana...

0 Komentar

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.