Duo Perusahaan Asuransi Sponsor Klub Persib Bandung

Berbicara supporter sepak bola di negara tercinta ini, setidaknya terdapat beberapa klub sepak bola yang mempunyai basis supporter terbanyak, salah satunya yaitu Persib Bandung. Ya, Bobotoh Persib Bandung ini merupakan kelompok supporter yang terbesar di negeri ini, sesudah Aremania (Arema Malang), The Jakmania (Persija Jakarta), dan Bonek Mania (Persebaya Surabaya).

Dari besarnya basis supporter itulah, mungkin menjadi salah satu alasan banyak sponsor yang melamar ke Persib Bandung. Bahkan untuk liga musim ini, tak tanggung-tanggung klub berjuluk ‘Maung Bandung’ ini telah meneken kontrak sponsorship dengan 16 perusahaan. Dan menariknya, dari formasi sponsor-sponsor tersebut, terselip Perusahaan Asuransi Jiwa anyar FWD Life Indonesia (Finansial Wiratrata Danadyaksa), dan Perusahaan Broker Asuransi ternama Sulvus (PT. Salvus inti).
 Duo Perusahaan Asuransi Sponsor Klub Persib Bandung FWD Life Indonesia & Salvus: Duo Perusahaan Asuransi Sponsor Klub Persib Bandung

Seperti yang diberitakan situs resmi klub. Bahwa setiap supporter yang menonton pertandingan Persib secara lansung, dengan membeli tiket resmi dari klub, maka berhak atas jaminan asuransi kecelakaan diri dari Salvus . Jumlah jaminan asuransinya sebesar 1 juta rupiah, dan berlaku selama 24 jam di hari pertandingan berlangsung.

Ini berarti semenjak pukul 12:00 WIB di hari pertandingan, perjalanan menuju stadion, selama berada di stadion, maupun dalam perjalanan pulang, v-king akan dilindungan asuransi kecelakaan, oleh perusahaan broker asuransi tersebut. Dan asuransi akan hangus, alias tidak sanggup dilakukan klaim, sampai pukul 11:59 WIB di hari esoknya.

Jadi, apabila supporter dengan tiket resmi mengalami kecelakaan, dan menimbulkan resiko, ibarat meninggal dunia, cacat permanen, atau sebagian, maka kerabat atau keluarga sanggup melaksanakan klaim asuransi-nya. Dan pertolongan klaim asuransi-nya akan diterima sesudah kelengkapan manajemen telah terpenuhi. Untuk memudahkan, pihak official klub akan mencetak petunjuk klaim dan mengaktifkan asuransi ini di balik tiket pertandingan.

Mungkin ini menjadi pelopor asuransi kecelakaan supporter di Indonesia. Sebuah pujian untuk bobotoh dan persekbolaan Indonesia. Dan agar sanggup diikuti oleh klub sepak bola Indonesia yang lain. Walaupun belum seberapa nilai pertolongan yang diberikan, mungkin alasannya yaitu premi yang tidak begitu besar juga, namun ini wujud konkret klub untuk membalas kesetian supporter-nya. Dan ngomong-ngomong, kapan yah PSSI bisa menerapkan ini di setiap sabung Timnas?

Asuransi fwd life indonesi, salvus, broker salvus inti, asuransi kecelakaan, perusahaan asuransi fwd indonesia, salvus broker asuransi, asuransi kecelakaan perjalanan, asuransi jiwa fwd life indonesia, pt. salvus inti, asuransi kesehatan, asuransi jiwa fwd life indonesia, pt. fwd life indonesia, pt. finansial wiratrata danadyaksa.

Cari Asuransi: ASURANSI KEBAKARAN

2.1 Polis Asuransi KebakaranPolis asuransi kebakaran selain harus memenuhi syarat-syarat umum Pasal 256 KUHD, juga harus rnenyebutkan syarat-syarat khusus yang hanya berlaku bagi asuransi kebakaran seperti di dalam Pasal 287 KUHD, Untuk mengetahui semua syarat umum...

Cari Asuransi: REASURANSI

A. Pengertian Reasuransi dan Prinsip-prinsip dalam Hubungan Antara Penanggung dan Penanggung Ulang Dalam Perjanjian ReasuransiBila dalam asuransi telah didapatkan suatu definisi sebagaimana yang termaksud dalam Kitab Undang-undang Hukum Dagang dan Kepailitan pasal 246...

Cari Asuransi: Asuransi Jiwa

2.1 Pengertian Asuransi Jiwa1. Undang-Undang Nomor 2 Tahun 1992Dalam Undang Nomor 2 Tahun 1992, dirumuskan definisi asuransi yang lebih lengkap jika dibandingkan dengan rumusan yang terdapat dalam Pasal 246 KUHD. Menurut ketentuan Pasal 1 angka (1) Undang-undang Nomor...

Kajian Rencana Bisnis – @Cari Asuransi

    Menemukan ide bisnis tanpa mewujudkannya dalam tindakan nyata rasanya sia-sia. Para entrepreneur sukses, seringkali tidak pernah memikirkan tahapan-tahapan dalam merealisasikan ide. Bahkan banyak pula anggapan bahwa kalau mau berbisnis tidak usah membuat rencana...

0 Komentar

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.