JMA Mulia Syariah Uang Pertanggungan Hingga Rp 500 Juta

JMA Mulia Syariah Adalah produk asuransi jiwa yang memberikan manfaat asuransi apabila peserta mengalami risiko (meninggal dunia) sesuai perjanjian asuransi dalam periode asuransi. JMA Mulia memberikan manfaat asuransi Apabila peserta meninggal dunia baik kecelakaan maupun bukan karena kecelakaan dalam periode masa asuransi, maka akan mendapatkan manfaat asuransi. Pembayaran premi dapat dilakukan dengan sekaligus, tahunan, semesteran, triwulan, dan bulanan.

Syarat :

  • Usia peserta minimal 17 tahun dan maksimal 64 tahun ;
  • Usia peserta pada saat didaftarkan ditambah dengan masa asuransi maksimal 65 tahun ; 
  • Berlaku backdate Kepesertaan Asuransi Maksimal 30 hari kalender sejak tanggal mulai perjanjian peserta
  • Pada saat penutupan asuransi peserta tidak sedang di rawat di RS atau klinik atau sejenisnya atau tidak dalam perawatan dokter.

Prosedur Kepesertaan :

Freecover

a. Surat pengantar pengajuan asuransi dari calon pemegang polis

b. Daftar calon peserta

Non Medis

a. Peserta mengisi dan menandatangani Surat Permintaan Asuransi (SPA)

b. Calon Pemegang Polis/Perusahaan menandatangani dan menstempel Surat Permintaan Asuransi (SPA)

c. Copy ID yang masih berlaku (KTP, SIM, Passport)

Medis

  • Peserta mengisi dan menandatangani Surat Permintaan Asuransi (SPA)
  • Calon Pemegang Polis/Perusahaan menandatangani dan menstempel Surat Permintaan Asuransi (SPA)
  • Copy ID yang masih berlaku (KTP, SIM, Passport)
  • Hasil pemeriksaan kesehatan (HPK)

Catatan :

1. Pastikan ID memiliki data yang jelas terbaca

2. Semua dokumen ditandatangani langsung oleh peserta

3. SPA diisi lengkap

JMA Mulia Syariah Uang Pertanggungan Hingga Rp 500 Juta

Dokumen Klaim :

1. Dokumen Utama

  • Formulir Pengajuan Klaim yang diisi lengkap oleh ahli waris
  • Copy ID pemegang polis
  • Copy ID peserta
  • Kartu/sertifikat/bukti kepesertaan lainnya / bukti pembayaran

2. Dokumen Tambahan

a. Meninggal sakit

  • Asli / fotocopy dilegalisir surat keterangan meninggal dari lembaga pemerintah (kelurahan / kecamatan)
  • Formulir pernyataan untuk klaim meninggal
  • Formulir Surat Keterangan Dokter untuk klaim meninggal dunia (jika meninggal dalam perawatan dokter/RS)

b. Meninggal kecelakaan

  • 1. Asli / fotocopy dilegalisir surat keterangan Kepolisian tentang kejadian kecelakaan
  • 2. Formulir Surat Keterangan Dokter untuk klaim meninggal dunia (jika meninggal dalam perawatan dokter/RS)

Manfaat asuransi tidak dapat dibayarkan apabila resiko yang terjadi akibat hal-hal sebagai berikut :

  • Bunuh diri atau dihukum mati oleh pengadilan yang berwenang yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap ; atau
  • Perbuatan jahat yang dilakukan oleh Pemegang Polis dan/atau peserta dan/atau ahli waris peserta dan/atau pihak lain yang berkepentingan dengan polis ini dan dinyatakan oleh pengadilan yang berkekuatan hukum tetap; dan
  • Perbuatan melanggar hukum yang berlaku ;
  • Resiko-resiko politik, kerusuhan, pemogokan, penghalangan bekerja, huru-hara, penjarahan pengambilalihan kekuasaan, perbuatan jahat, pencegahan, revolusi, pembangkitan rakyat, pemberontakan, kekuatan militer, invasi, perang saudara, perang dan permusuhan, makar, terorisme, sabotase dan sejenisnya kecuali peserta adalah sebagai korban; atau;
  • Wabah penyakit (epidemic) yang dinyatakan oleh pemerintah, Human Immunodeficiency Virus (HIV) atau Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS) ;atau
  • Terlibat dalam penerbangan, selain penumpang komersial dengan jadwal penerbangan reguler ; 
  • Meninggal dunia disebabkan karena kehamilan/melahirkan

Kepesertaan Asuransi berakhir apabila :

  • 1. Peserta meninggal dunia ; atau
  • 3. Peserta mengundurkan diri atau membatalkan kepesertaan asuransi ; atau
  • 4. Peserta telah mencapai usia 65 tahun; atau
  • 5. Masa perjanjian asuransi berakhir

Cari Asuransi: ASURANSI KEBAKARAN

2.1 Polis Asuransi KebakaranPolis asuransi kebakaran selain harus memenuhi syarat-syarat umum Pasal 256 KUHD, juga harus rnenyebutkan syarat-syarat khusus yang hanya berlaku bagi asuransi kebakaran seperti di dalam Pasal 287 KUHD, Untuk mengetahui semua syarat umum...

Cari Asuransi: REASURANSI

A. Pengertian Reasuransi dan Prinsip-prinsip dalam Hubungan Antara Penanggung dan Penanggung Ulang Dalam Perjanjian ReasuransiBila dalam asuransi telah didapatkan suatu definisi sebagaimana yang termaksud dalam Kitab Undang-undang Hukum Dagang dan Kepailitan pasal 246...

Cari Asuransi: Asuransi Jiwa

2.1 Pengertian Asuransi Jiwa1. Undang-Undang Nomor 2 Tahun 1992Dalam Undang Nomor 2 Tahun 1992, dirumuskan definisi asuransi yang lebih lengkap jika dibandingkan dengan rumusan yang terdapat dalam Pasal 246 KUHD. Menurut ketentuan Pasal 1 angka (1) Undang-undang Nomor...

Kajian Rencana Bisnis – @Cari Asuransi

    Menemukan ide bisnis tanpa mewujudkannya dalam tindakan nyata rasanya sia-sia. Para entrepreneur sukses, seringkali tidak pernah memikirkan tahapan-tahapan dalam merealisasikan ide. Bahkan banyak pula anggapan bahwa kalau mau berbisnis tidak usah membuat rencana...

0 Komentar

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.