Pengertian dan Jenis Jenis Badan Usaha

Pengertian Badan Usaha

Perusahaan dan badan usaha memiliki tujuan yang berbeda. Tujuan perusahaan pada umumnya menghasilkan atau menyediakan berbagai macam barang atau jasa yang dibutuhkan konsumen. Adapun tujuan badan usaha adalah meng hasilkan laba atau keuntungan dengan menggunakan faktor produksi dan perusahaan sebagai alat untuk mencapai tujuan tersebut.

Berdasarkan uraian tersebut dapat disimpulkan, badan usaha adalah suatu organisasi usaha yang menggunakan faktor-faktor produksi dari perusahaan sebagai alat untuk mendapatkan keuntungan atau laba (profit).

Pengertian dan Jenis Jenis Badan Usaha

Jenis-Jenis Badan Usaha

a. Badan Usaha Milik Negara (BUMN)

Badan Usaha Milik Negara (BUMN) adalah badan usaha yang sebagian atau seluruh modalnya dimiliki negara. BUMN dapat berupa perusahaan nirlaba yang bertujuan menyediakan barang atau jasa bagi kebutuhan masyarakat. Tujuan didirikannya BUMN adalah melayani kepentingan masyarakat dan menjadikannya sebagai salah satu sumber pendapatan negara.

Berdasarkan jenisnya, Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dapat dikelompokkan menjadi perusahaan perseroan, perusahaan jawatan, perusahaan umum, dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD)

Badan Usaha Milik Swasta (BUMS) adalah badan usaha yang modalnya dimiliki swasta, baik milik perorangan maupun milik bersama. Oleh karena itu, pemilik berhak mengatur dan mengelola usahanya sendiri.

Bentuk badan usaha swasta, di antaranya badan usaha perseorangan, firma, persekutuan komanditer (CV), dan perseroan terbatas.

1) Perusahaan Perseorangan

2) Perusahaan Persekutuan Firma 

3) Persekutuan Komanditer (Commanditaire Venootschaap/CV)

4) Perseroan Terbatas (PT)

Menurut Undang-Undang Koperasi Nomor 25 tahun 1992, Koperasi adalah badan usaha yang beranggotakan orang-orang atau badan hukum koperasi dengan melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip koperasi sekaligus sebagai gerakan ekonomi rakyat berdasarkan asas kekeluargaan.

Berdasarkan Undang-Undang Koperasi Nomor 25 tahun 1992 Bab VII, pasal 41, modal koperasi terdiri atas modal sendiri dan modal pinjaman. Usaha koperasi, terutama diarahkan pada bidang usaha yang berkaitan langsung dengan kepentingan dan kesejahteraan anggota serta masyarakat sekitarnya.

Cari Asuransi: ASURANSI KEBAKARAN

2.1 Polis Asuransi KebakaranPolis asuransi kebakaran selain harus memenuhi syarat-syarat umum Pasal 256 KUHD, juga harus rnenyebutkan syarat-syarat khusus yang hanya berlaku bagi asuransi kebakaran seperti di dalam Pasal 287 KUHD, Untuk mengetahui semua syarat umum...

Cari Asuransi: REASURANSI

A. Pengertian Reasuransi dan Prinsip-prinsip dalam Hubungan Antara Penanggung dan Penanggung Ulang Dalam Perjanjian ReasuransiBila dalam asuransi telah didapatkan suatu definisi sebagaimana yang termaksud dalam Kitab Undang-undang Hukum Dagang dan Kepailitan pasal 246...

Cari Asuransi: Asuransi Jiwa

2.1 Pengertian Asuransi Jiwa1. Undang-Undang Nomor 2 Tahun 1992Dalam Undang Nomor 2 Tahun 1992, dirumuskan definisi asuransi yang lebih lengkap jika dibandingkan dengan rumusan yang terdapat dalam Pasal 246 KUHD. Menurut ketentuan Pasal 1 angka (1) Undang-undang Nomor...

Kajian Rencana Bisnis – @Cari Asuransi

    Menemukan ide bisnis tanpa mewujudkannya dalam tindakan nyata rasanya sia-sia. Para entrepreneur sukses, seringkali tidak pernah memikirkan tahapan-tahapan dalam merealisasikan ide. Bahkan banyak pula anggapan bahwa kalau mau berbisnis tidak usah membuat rencana...

0 Komentar

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.