Penyaluran kredit rendah, likuiditas BPR masih berlimpah – @Cari Asuransi

Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mencatat pertumbuhan kredit bank pengkreditan rakyat (BPR) sampai kuartal I 2018 sebesar 8,67% secara tahunan atau year on year (yoy).

Didik Madiyono Direktur Eksekutif Riset, Surveillance, dan Pemeriksaan LPS bilang, pertumbuhan kredit BPR lebih rendah dibandingkan dengan pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK).

“Pertumbuhan DPK BPR pada kuartal I 2018 sebesar 11,85%,” kata Didik, Rabu (7/6).

Akibatnya, penggunaan dana untuk disalurkan sebagai kredit atau loan to deposit (LDR) BPR lebih rendah ketimbang rata-rata bank umum. LDR BPR tercatat di level 79% per akhir Maret 2018.

Dengan kondisi likudiitas yang masih longgar ini, risiko pengetatan likuiditas perbankan ini tidak terlalu terasa di industri BPR. Sebagai gambaran saat ini tercatat ada sebanyak kurang lebih 1.700 BPR di Indonesia.

https://keuangan.kontan.co.id/news/penyaluran-kredit-rendah-likuiditas-bpr-masih-berlimpah

Cari Asuransi: ASURANSI KEBAKARAN

2.1 Polis Asuransi KebakaranPolis asuransi kebakaran selain harus memenuhi syarat-syarat umum Pasal 256 KUHD, juga harus rnenyebutkan syarat-syarat khusus yang hanya berlaku bagi asuransi kebakaran seperti di dalam Pasal 287 KUHD, Untuk mengetahui semua syarat umum...

Cari Asuransi: REASURANSI

A. Pengertian Reasuransi dan Prinsip-prinsip dalam Hubungan Antara Penanggung dan Penanggung Ulang Dalam Perjanjian ReasuransiBila dalam asuransi telah didapatkan suatu definisi sebagaimana yang termaksud dalam Kitab Undang-undang Hukum Dagang dan Kepailitan pasal 246...

Cari Asuransi: Asuransi Jiwa

2.1 Pengertian Asuransi Jiwa1. Undang-Undang Nomor 2 Tahun 1992Dalam Undang Nomor 2 Tahun 1992, dirumuskan definisi asuransi yang lebih lengkap jika dibandingkan dengan rumusan yang terdapat dalam Pasal 246 KUHD. Menurut ketentuan Pasal 1 angka (1) Undang-undang Nomor...

Kajian Rencana Bisnis – @Cari Asuransi

    Menemukan ide bisnis tanpa mewujudkannya dalam tindakan nyata rasanya sia-sia. Para entrepreneur sukses, seringkali tidak pernah memikirkan tahapan-tahapan dalam merealisasikan ide. Bahkan banyak pula anggapan bahwa kalau mau berbisnis tidak usah membuat rencana...

0 Komentar

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.