Trik Bersaing dengan Kompetitor Bermodal Besar – @Cari Asuransi

 

Saat memulai bisnis sendiri, mau tak mau Anda harus bergerak sendiri memasarkan produk. Inilah hambatan terbesar Anda, karena Anda merasa tidak berbakat jadi tenaga marketing. Entah karena malu, kurang bisa meyakinkan calon pembeli, atau jangan-jangan Anda tidak percaya diri bersaing dengan kompetitor yang lebih besar?


Saat memutuskan
untuk berbisnis, Anda tentu sudah harus mempertimbangkan kompetitor
Anda. Bahkan, bila sewaktu-waktu ide bisnis yang murni milik Anda ditiru
oleh kompetitor dengan modal yang jauh lebih besar. Namun ada cara
untuk lebih pede memasarkan produk Anda yang masih dalam skala kecil.
Berikut triknya.


1. Berani keluar dari zona nyaman

Sebagai
seorang entrepreneur, Anda harus dapat membuat sesuatu yang menarik
untuk dijual ke pasar. Terjunlah menjadi penjual. Buat produk yang bagus
dan mulailah berjualan.


2. Jangan remehkan bisnis kecil

Setiap
bisnis dimulai dari hal yang kecil. Ketika Anda memulai suatu bisnis
yang baru, bisnis Anda tentu tak bisa bersaing dengan bisnis yang besar.
Namun jangan ragu meskipun Anda harus memulainya dari sesuatu yang
kecil, yang mungkin dipandang sebelah mata oleh kompetitor. Anda tak
perlu meremehkan sesuatu yang kecil atau baru. Sebab, sesuatu yang
diremehkan oleh orang, biasanya di situlah ada peluang.


3. Gunakan faktor “kali”

Jangan
mudah puas dengan satu bisnis saja. Jika sebuah bisnis sudah terbukti
menguntungkan, segeralah mengalikan kuantitas dan kapasitasnya.


Mengapa
Anda harus melakukan hal ini? Sebab jika bisnis Anda sukses, orang lain
akan segera meniru langkah Anda. Sebelum bisnis Anda gulung tikar
karena kalah dalam segi modal atau eksposnya, Anda harus bergerak cepat
dengan mengalikan kapasitas produksi atau menciptakan varian baru. Bisa
juga dengan membuka outlet-outlet baru di berbagai daerah yang lain.


4. Berikan nilai tambah pada produk

Semua
bisnis pasti akan memiliki pesaing. Apabila produk yang Anda jual sama
dengan produk-produk yang dijual oleh pesaing Anda, berarti Anda harus
memberikan sesuatu yang lebih pada produk Anda. Memberikan nilai lebih
berguna untuk menarik konsumen agar terus membeli produk yang kita jual.
Selain itu juga agar pelanggan mengenali ciri khas produk Anda, yang
tentunya akan meningkatkan ekspos terhadap produk Anda. Hasilnya, produk
Anda makin dikenal, dan pelanggan baru pun berdatangan.

Sumber:
Koran Kompas

Cari Asuransi: ASURANSI KEBAKARAN

2.1 Polis Asuransi KebakaranPolis asuransi kebakaran selain harus memenuhi syarat-syarat umum Pasal 256 KUHD, juga harus rnenyebutkan syarat-syarat khusus yang hanya berlaku bagi asuransi kebakaran seperti di dalam Pasal 287 KUHD, Untuk mengetahui semua syarat umum...

Cari Asuransi: REASURANSI

A. Pengertian Reasuransi dan Prinsip-prinsip dalam Hubungan Antara Penanggung dan Penanggung Ulang Dalam Perjanjian ReasuransiBila dalam asuransi telah didapatkan suatu definisi sebagaimana yang termaksud dalam Kitab Undang-undang Hukum Dagang dan Kepailitan pasal 246...

Cari Asuransi: Asuransi Jiwa

2.1 Pengertian Asuransi Jiwa1. Undang-Undang Nomor 2 Tahun 1992Dalam Undang Nomor 2 Tahun 1992, dirumuskan definisi asuransi yang lebih lengkap jika dibandingkan dengan rumusan yang terdapat dalam Pasal 246 KUHD. Menurut ketentuan Pasal 1 angka (1) Undang-undang Nomor...

Kajian Rencana Bisnis – @Cari Asuransi

    Menemukan ide bisnis tanpa mewujudkannya dalam tindakan nyata rasanya sia-sia. Para entrepreneur sukses, seringkali tidak pernah memikirkan tahapan-tahapan dalam merealisasikan ide. Bahkan banyak pula anggapan bahwa kalau mau berbisnis tidak usah membuat rencana...

0 Komentar

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.